Kamis, 21 Mei 2026 - 8:22
IAEI sebagai organisasi pakar ekonomi Islam Indonesia, mulai aktif menghidupkan dan mendorong kampus untuk mengembangkan ekonomi Islam di Indonesia baik pada tataran akademisi, riset dan pengembangan ilmu maupun penerapan ekonomi Islam di Indonesia.
Jakarta, 20 Mei 2026 - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) resmi melantik 13 kepengurusan komisariat untuk periode 2026-2031 pada rangkaian Seminar Nasional Ekonomi Islam yang digelar di Auditorium Al-Quddus, Universitas YARSI Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.
Acara Pelantikan dihadiri oleh Pengurus Harian IAEI Bapak Agustianto Mingka, selaku penggerak kembali IAEI di periode kepengurusan IAEI yang diketuai Prof Nasaruddin Umar, Menteri Agama.
Menurut Agustianto yang juga Wakil Ketua Harian IAEI, Pelantikan
komisariat-komisariat di wilayah Jakarta dan sekitarnya sebagai langkah konsolidasi dan revitalisasi IAEI agar lebih aktif berkontribusi mengembangkan ekonomi Islam di Indonesia, terutama pengembangan studi ekonomi Islam dan pengembangan industri halal, perbankan dan keuangan serta ekonomi sosial seperti zakat dan wakaf.
Ada 13 Pengurus Komisariat IAEI yang dilantik pada hari Kebangkitan Nasional tersebut.
Seluruh komisariat yang dilantik hari ini dibentuk berdasarkan hasil kesepakatan para pakar, ahli, akademisi, dan pengamat ekonomi Islam yang secara aktif memiliki komitmen dan menaruh perhatian terhadap pengembangan ekonomi Islam di masing-masing institusinya.
Acara Seminar Nasional dan Pelantikan dihadiri tuan rumah Rektor Universitas YARSI Prof Dr Fasli Jalal yang juga memberikan sambutan pada acara tersebut.
Sebagai keynote speech seminar adalah Menteri Keuangan yang diwakili Dr Syahruddin Ramlan,
Speaker lainnya adalah Prof Nurul Huda dari YARSI dan dari Muhammad Nuryazidi., Ph.D dari Bank Indonesia
Sedangkan moderator adalah Dr. Muhammad Achyar Adnan, MBA, SE.,Ak, Dosen Universitas Yarsi dan merupakan tokoh awal kelahiran IAEI.
Pelantikan komisariat oleh Assoc. Prof. Dr. Sutan Emir Hidayat, Ph.D. di hadapan seluruh perwakilan komisariat yang hadir secara luring maupun menyaksikan melalui siaran langsung di kanal YouTube Yarsi TV.
Pelantikan ini merupakan program bidang organisasi yang diketuai Prof Jajang Mahri dan menjadi bagian dari upaya konsolidasi dan revitalisasi organisasi yang dilakukan IAEI, untuk mendorong komisariat-komisariat di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk tampil lebih aktif berperan dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam di tingkat institusi masing-masing.
Kehadiran ratusan pengurus baru dari berbagai perguruan tinggi diharapkan menjadi energi baru yang menggerakkan program ekonomi Islam secara lebih masif ke depannya.
Komisariat pertama yang dibacakan adalah IAEI Universitas YARSI, dengan dewan pembina diketuai oleh Prof. Dr. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si., dan dewan pengurus diketuai oleh Dr. Medan Wilestari, S.E.Ak., M.M., M.Si., CA. Komisariat ini memiliki total 24 orang pengurus.
Berikutnya, IAEI Komisariat Perbanas Institute dengan dewan pembina diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec., dan dewan pengurus yang dipimpin oleh Prameswara Samofa Nadya, S.E., M.Si. Komisariat ini tercatat sebagai salah satu yang cukup besar dengan total 32 pengurus.
Selanjutnya IAEI Komisariat IAI Sahid Bogor turut dilantik dengan dewan pembina diketuai oleh Dr. Titien Yusnita, S.S., M.Si., serta dewan pengurus di bawah pimpinan H. Rully Trihantana, S.Si., M.Si. Total pengurusnya mencapai 33 orang.
Berikutnya, IAEI Komisariat UPN Veteran Jakarta dilantik dengan dewan pembina yang diketuai oleh Dr. Jubaedah, S.E., M.M., dan dewan pengurus dipimpin Dr. Ade Nur Rohim, S.H.I., M.E.I., CDIF. Komisariat ini beranggotakan 19 orang pengurus.
IAEI Komisariat Universitas Pamulang menyusul dengan dewan pembina Edian Fahmy, S.E., M.M., dan dewan pengurus diketuai oleh Nufzatutsaniah, S.E.I., M.E., dengan total 28 pengurus.
Dari kawasan Cikarang, IAEI Komisariat STEBI Global Mulia turut resmi dilantik. Dewan pembinanya diketuai oleh Dr. Deni Lesmana, S.Pd., M.Pd.I., sementara dewan pengurus dipimpin oleh Dr. Irwan Habibi Hasibuan, S.H., M.E.I., dengan total 32 orang pengurus.
IAEI Komisariat Universitas PTIQ Jakarta menjadi komisariat dengan jumlah pengurus terbanyak dalam pelantikan hari ini, yakni 48 orang. Dewan pembinanya dipimpin oleh Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., sedangkan dewan pengurusnya diketuai oleh Assoc. Prof. Patria Yunita, M.Si., Ph.D.
Dari Bogor, IAEI Komisariat Institut Nida El Adabi juga turut dilantik dengan dewan pembina Drs. H. Ramlan Rosyad, M.SI., dan dewan pengurus diketuai oleh H. Luthfi Rantaprasaja, S.Sos., M.Com. Komisariat ini beranggotakan 14 pengurus.
IAEI Komisariat Universitas Al Azhar Indonesia hadir dengan dewan pembina diketuai oleh Prof. Dr. Widodo Muktiyo, dan dewan pengurus dipimpin oleh Luthfia Sevriana, S.E., M.Si., dengan total 36 orang pengurus.
Dari Tangerang, IAEI Komisariat Universitas Muhammadiyah Tangerang turut resmi dilantik. Dewan pembinanya diketuai oleh Dr. Desri Arwen, M.Pd., dengan dewan pengurus di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Sutarmadi, M.A., beranggotakan 33 orang.
IAEI Komisariat Institut Agama Islam SEBI menjadi salah satu yang patut diperhatikan dengan total 45 pengurus. Dewan pembina dipimpin Sigit Pramono, Ph.D., CA., CPA., dan dewan pengurus diketuai oleh Firmansyah, S.E.I., M.M.
IAEI Komisariat Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia turut dilantik dengan dewan pembina diketuai oleh Juri Ardiantara, Ph.D., dan dewan pengurus di bawah Abdul Qodir, M.A.Hum., dengan 23 orang pengurus.
Terakhir sebagai penutup rangkaian pembacaan SK, IAEI Komisariat STIM Budi Bhakti dilantik dengan dewan pembina Aza El Munadiyan, S.Si., M.M., dan dewan pengurus diketuai oleh Assoc. Prof. Dr. Efrota Norman, M.M., Ph.D., dengan total 19 orang pengurus.
Dengan dilantiknya 13 komisariat baru ini, IAEI kini memiliki ratusan pengurus baru yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di wilayah Jakarta dan sekitarnya, siap berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ekonomi Islam Indonesia.