Rabu, 29 Juli 2020 - 12:24
BERIKUT URAIANNYA
1. Mengapa harus Musyarakah Mutanaqishah (MMq) ?
2. Keunggulan MMq dibanding Murabahah dan IMBT
3. Bentuk-bentuk Skim Musyarakah Mutanaqishah dalam Fikih Muamalah (Enam macam Jenis Akad MMq
4. Musyarakah Mutanaqishah Menurut Fatwa DSN-MUI
5. Musyarakah Mutanaqishah dalam Perspektif Hukum Positif
6. Harmonisasi Hukum Positif dan Hukum Syariah pada MMq
7. Jaminan dan APHT pada Pembiayaan MMq
8. Regulasi OJK tentang Musyarakah Mutanaqishah
9. Collectibility pada Pembiayaan MMq
10. Musyarakah Mutanaqishah dalam Praktik Perbankan Syariah
11. Risiko Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah
12. Akuntansi Musyarakah Mutanaqishah dan PSAK
13. Acrual Basis atau Cash Basis pada MMq
14. Ketentuan perubahan harga ujrah pada cicilan MMq dan Fatwa DSN-MUI tentang Review Ujrah
15. Pelunasan dipercepat (prepayment) dalam MMq
16. Mengatasi Pembiayaan MMq Bermasalah (Penyelamatan dan Penyelesaian)
17. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property
18. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Property Indent
19. Ijarah Maushufah fiz Dzimmah (IMFD) pada Penerapan MMq Indent.
20. Issue Bay’ Kali bi Kali pada MMq Indent
21. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over Murni
22. Musyarakah& Mutanaqishah untuk Pembiayaan Take Over dan Refinancing Syariah
23. Teori dan Praktik Hybrid Contracts dlm produk bank syariah
24. Musyarakah Mutanaqishah untuk Refinancing Syariah
25. Musyarakah Mutanaqishah Pembiayaan Modal Kerja dan Pembiayaan Rekening Koran Syariah.
26. Musyarakah’ Mutanaqishah untuk “Take Over” Sesama Bank Syariah
27. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Reimbursment
28, Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayan Investasi biasa dan investasi indent
29. Musyarakah Mutanaqishah untuk Skim Perdagangan International (Trade Finance).
30. Musyarakah Mutanaqishah untuk Pembiayaan Konsumtif (Kenderaan)
31. Penerapan teori Hybrid Contracts pada Musyarakah Mutanaqishah
32. Ijarah Maushufah Fiz Zimmah (IMFZ) pada Penerapan MMq Indent, dan solusinya
33. Pandangan Syariah tentang system Anuitas dan Proporsional dalam MMq
34. Musyarakah Mutanaqishah dgn sistem Proporsional
35. Multi Nisbah dan Single Nisbah pada Musyarakah Mutanaqishah.
36. Bgmn menentukan Nisbah MMq
37. Perlukah Surat Pengakuan Hutang dalam akad Perjanjian MMq
38. Denda (Tazir) dalam MMq
39. Ta’widh dalam Pembiayaan Musyarakah Mutanaqishah
40. Bolehkan pencairan bertahap dalam akad MMq ?
41. Kapan MMq menggunakan line facility (at-tashilat al-saqfiyah) dan kapan tidak perlu line?
42. Revolving dalam Pembiayaan MMq
43. Perbedaan MMq dan IMBT, Apa pula keunggulan IMBT dari MMq dan Apa keunggulan MMq dari IMBT?
44. Bagaimana penerapan MMq untuk pembiayaan infrastruktur? seperti jalan tol, bandara, dll. Refinancing jalan Tol.
45. Pembiayaan Sindikasi dengan MMq
46. Restrukturisasi pembiayaan MMq, dan mengapa lebih mudah daripada Restruk murabahah?
47. Desain akad men-take over pembiayaan MMq dari bank syariah lain
48. Restrukturisasi murabahah dengan MMq
49. Proyeksi bagi hasil Pada MMq
50. Pembiayaan MMq untuk orang lain.(misalnya utk keluarga)
51. Pembiayaan Multiguna dengan MMq
52. Haruskah Asset MMq menjadi jaminan?.
53. Bolehkah aset MMq tidak dijadikan jaminan?
54. Bagaimana refinancing dgn MMq pada nasabah PNS dgn jaminan SK PNS?
55. Kajian Draft Akad (Legal Drafting) Musyarakah Mutanaqishah
56.Sistimatika akad MMq
57. Anatomi AKTA Musyarakah Mutanaqishah.
58.Mengapa Akad MMq harus disatukan dalam Akad Tunggal? Risiko apa yg dialami bank jika dipisahkan Musyarakah dan Ijarah atau Musyarakah dan Bay’.
59. Contoh akad MMq untuk KPR dan Refinancing dan Take Over
60. Contoh Akad MMq utk Modal Kerja.
Instagram : @iqtishad_consulting
Email : admin@Iqtishadconsulting.com /iqtishad2017@gmail.com
Website : www.iqtishadconsulting.com , www.agustiantocentre.com
---------------------------------------------------
Alamat kantor : Hotel Sofyan Betawi Jl. Cut Mutia, Menteng Jakarta Pusat
(kantor Pusat).
Kantor cabang aktivitas : Jl. H. Abd Ghani, Komplek BPKP 2 No 86 RT.4/RW.2 Ciputat Timur, Tangerang
Selatan, Banten.