Banner Static

Selasa, 7 Juli 2015 - 23:29


Dana haji dongkrak kinerja perbankan syariah

Merdeka.com - Sesuai Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2013, terhitung mulai tahun ini perbankan konvensional tidak lagi mengelola dana haji. Dana haji sepenuhnya akan dikelola oleh perbankan syariah, baik Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.

Kementerian Agama telah menunjuk 17 bank syariah yang diizinkan mengelola dana haji dari 30 bank syariah yang mengajukan izin untuk menjadi Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPS BPIH). Ada tiga syarat yang perlu dipenuhi bank untuk menjadi BPS BPIH, yakni persyaratan teknis, kompetensi keuangan, dan koneksi sistem.

Dengan beralihnya pengelolaan dana haji dari perbankan konvensional ke perbankan syariah, diprediksi bisa meningkatkan pangsa pasar perbankan syariah menjadi 7 persen. Salah satunya karena dana haji beralih dari perbankan konvensional ke perbankan syariah lebih dari Rp 11 triliun.

"Dana haji otomatis akan mendongkrak dana pihak ketiga (DPK) perbankan syariah. Pangsa pasar bank syariah naik dari tahun lalu yang kurang dari 5 persen menjadi 7 persen akhir tahun ini," kata Kepala Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan Edy Setiadi di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (30/1).

Edy mengatakan, dari total aset dana haji sebesar Rp 67 triliun, sebesar 30 persen akan terparkir di perbankan syariah. Sebelumnya, sekitar Rp 15 triliun dana haji tersebar di 27 bank konvensional dan syariah pengelola dana haji.

Copyright © 2019 Iqtishad Consulting
Truly Partner for Sharia Innovative Product
Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perbankan dan Keuangan Syariah
All Right Reserved
IQTISHAD CONSULTING